Saturday, May 21, 2011

Stres Kali..!! Seorang Pemuda Cabuli Bocah TK

Seorang pria asal Kabupaten Mojokerto dilaporkan ke Polres Mojokerto. Dia dilaporkan warga ke polisi lantaran telah berbuat asusila terhadap tetangganya sendiri yang masih duduk di bangku TK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQhsOeMpruqglmOYRV4mIZsbDkUWYg1zImQfZ76xDsZ75g_cptnWQMveyghI6XoRMkJ6uUivugp8fonS0Js7ZIHRiBlgCGLbpo5yjpurUUQH9mKVlMJ7njodUPGzO9nQ6xGp5-PaL6RLQ/s1600/Taman+Kanak+Kanak.JPG

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perbuatan bejat pria berinisial DI (33), warga Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, pada bulan April 2011 lalu. Saat itu korban, sebut saja Nuke (6) yang sedang bermain di area rumahnya. DI memanggilnya sembari dirayu dengan uang mainan.

Setelah Nuke terbujuk, pelaku dengan santainya mengajak korban rumahnya. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung meremas-remas kemaluan Nuke. Tak cukup hanya itu, pelaku yang terangsang saat Nuke dipangku dan langsung melakukan aksinya layaknya hubungan suami istri.

Nuke saat itu sempat berontak dan hendak berteriak. Namun DI mengancam akan membuang kucing Nuke bila berteriak. Layaknya anak kecil, Nuke pun takut dan tetap menuruti nafsu DI. Puas mencabuli Nuke, DI langsung menyuruhnya pulang.

"Saat ini ponakan saya nangis terus karena kemaluannya sakit. Kasus ini harus diusut tuntas, kalau tidak dia (DI, red) akan saya hakimi sendiri," kata Yudi (49), pelapor sekaligus paman korban kepada detiksurabaya.com di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Mojokerto, Sabtu (21/5/2011).

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekowati, terungkapnnya kasus ini saat korban mengalami rasa sakit dibagian kelaminnya, sehingga menceritakan semua kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya.

Menurut laporan yang diterimanya, pelaku mencabuli dan menyetubuhi korban tak hanya satu kali dilakukan. "Kita masih menyelidiki kasus ini kepada semua orang yang terlibat. Dalam waktu dekat, kita akan memanggil terlapor," kata Lilik kepada detiksurabaya.com di Mapolres Mojokerto. [source]

No comments:

Post a Comment